Kiamat Akan Terjadi Jika 10 Hal Ini Dicabut Dari Dunia

Kiamat Akan Terjadi Jika 10 Hal Ini Dicabut Dari Dunia
Berita tentang kapan terjadinya kiamat masih sering diperbincangkan. Bahkan beberapa orang ada yang meramalkan bahwa bulan sekian tahun sekian akan terjadi bencana kiamat, namun nyatanya ramalan mereka salah. Meski sudah sering terbukti ramalan kiamat yang meleset, nyatanya masih banyak orang yang percaya dengan ramalan ramalan itu.

Hanya Allah lah yang tahu kapan kiamat akan terjadi. Hal ini sudah tertulis di al-Quran pada surah Al-Ahzab ayat 63 :

يَسْـَٔلُكَ النَّاسُ عَنِ السَّاعَةِۗ قُلْ اِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللّٰهِ ۗوَمَا يُدْرِيْكَ لَعَلَّ السَّاعَةَ تَكُوْنُ قَرِيْبًا - ٦٣

Manusia bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari Kiamat. Katakanlah, “Ilmu tentang hari Kiamat itu hanya di sisi Allah.” Dan tahukah engkau, boleh jadi hari Kiamat itu sudah dekat waktunya. (Q.S. al-Ahzab [33]: 63)

Tak ada manusia yang tahu pasti kapan terjadinya kiamat. Meski begitu al-Quran sendiri sudah meng-infokan kepada umat islam bahwa kiamat barang kali sudah dekat waktunya. Banyak juga hadits hadits sahih yang memberi kabar tentang tanda tanda sebelum datangnya kiamat. Tanda tersebut antara lain, munculnya dukhan (kabut tebal), terbitnya matahari dari barat, turunnya Nabi Isa ibn Maryam as, mengeringnya sungai tiberias dan banyak lagi. Nabi Muhammad saw saja hanya memberikan tanda tanda, lalu bagaimana dengan mereka manusia biasa bisa memberikan rincian waktu kapan kiamat terjadi.


Gambar oleh mohamed Hassan dari Pixabay

Ada Ulama yang berpendapat tentang tanda tanda terjadinya kiamat yang ditafsirkan dari hadits hadits tentang  kiamat. Dari banyaknya info info tentang tanda datangnya kiamat, dapat diambil garis lurus bahwa kiamat akan terjadi jika mutiara kebaikan yang diturunkan Allah di dunia akan dicabut atau dihilangkan dari dunia ini. Apa saja mutiara kebaikan tersebut, yakni :

Dicabutnya Keberkahan

Sering kali kita mendengar kata berkah, keberkahan, atau barokah dalam kehidupan sehari hari, seperti dalam ungkapan "semoga ilmumu barokah' atau ungkapan "cari kerja yang barokah" juga sering kita mendengar ungkapan "panjang umur ya, semoga barokah". Tahukah kamu apa arti dari keberkahan itu sendiri, barokah bagi para ulama dimaknai dengan ziyadatul khair atau tambahnya kebaikan. Jadi ilmu yang barokah adalah dimana dengan ilmu itu kamu memperoleh atau mendatangkan tambahnya kebaikan. Jika dengan segudang ilmu yang kamu punya, tetapi tidak ada kebaikan yang bertambah darimu atau untuk orang lain, berarti ilmu yang kamu punya belum barokah. Begitu juga dengan pekerjaan, Pekerjaan yang berkah adalah pekerjaan yang memberikan tambahnya kebaikan bagi dirimu sendiri atau untuk orang lain. Lihatlah mereka, meskipun pendepatan tidak seberapa tapi mereka masih menyisihkan uang mereka untuk orang yang tidak mampu, itulah arti keberkahan.

Dicabutnya Rasa Cinta dari Hati Manusia

Dengan cinta dan kasih sayanglah kita lahir, dengan cinta dan kasih sayanglah tuhan menciptakan. Karena dengan cinta dan kasih sayanglah kita layak disebut manusia. Maka di akhir dari dunia ini akan banyak manusia yang tak mempunyai rasa cinta, bahkan terhadap sesama manusia apalagi rasa cinta terhadap sesama makhluk hidup. Lihatlah hutan yang mereka bakar, adakah rasa cinta di hati mereka, lihatnya asapnya yang bikin sesak anak anak kecil, masih adakah rasa cinta di hati mereka. Jika sudah begitu, mungkin benar adanya kalau hari akhir semakin dekat.

Dicabutnya Rasa Kasih Sayang Keluarga

Jika kepada manusia lain mereka tak peduli, mungkin mereka masih peduli sama keluarga mereka sendiri. Tapi bagaimana jadinya jika terhadap keluarga sendiri pun ternyata tidak ada rasa kasih sayang. Sesuatu yang miris, yang kini semakin banyak kita jumpai. Berapa jumlah masalah kdrt yang bertebaran di berita, berapa jumlah anak yang ditelantarkan orang tua mereka, bahkan saking teganya anak sendiri pun diperjualkan. Bahkan hanya karena materi, jabatan atau posisi kita rela mengesampingkan keluarga sendiri.

Dicabutnya Sifat Adil dari Pemimpin

Sebagai orang yang berkuasa untuk mengatur kehidupan rakyatnya, pemimpin harus bertindak adil dan sama rata kepada rakyatnya. Jika dalam hukum, keadilan adalah untuk semuanya bukan tumpul keatas kemudian tajam kebawah. Sifat adil harus dimiliki seorang pemimpin dan keadilan adalah milik semua orang. Jika engkau mencuri maka engkau berhak diadili untuk diberikan hukuman, jika engkau tak bersalah maka engkau berhak mendapatkan kebebasan. Tapi lihatlah sekarang, apakah kata adil masih perlu dimasukkan dalam kamus perbahasaan.

Dicabutnya Rasa Malu dari Wanita

Cobalah lihat dunia maya lihatlah dunia nyata tak ada bedanya, wanita-wanita sekarang sudah jauh dari tuntunan Islam, dengan mengumbar syahwat dan mempertontonkan kemolekan tubuhnya. Rasa malu itu kini telah dirubah menjadi rasa bangga. bahkan sebagian menggunakan alasan seni demi menutupi rasa malu yang telah hilang.

Dicabutnya Kesabaran dari orang Fakir Miskin

Fakir Msikin adalah orang tersabar, dengan keadaannya yang serba kekurangan, mereka masih sabar dan menerima dan masih bekerja keras untuk mencukupi hidupnya. Namun akhir akhir ini kesabaran mereka diuji dan semakin diuji, ketika mereka mendapati yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin.

Dicabutnya Sifat wara' dan Zuhud dari Ulama

wara adalah sifat menjaga diri dari yang syubhat (sesuatu yang tidak jelas halal haramnya), sedangkan zuhud adalah sifat atau perilaku tidak mementingkan kehidupan dunia dari kehidupan akhirat, tidak menggantungkan hatinya terhadap harta benda duniawi. Keduanya merupakan karakter  seorang Ulama.

Dicabutnya Sifat Dermawan dari Orang Kaya

Sebagai orang yang diberi kelebihan dalam memiliki harta, harusnya orang kaya sadar diri, bahwa harta yang dititipkan kepadanya, ada sebagian dari harta itu adalah milik fakir miskin. Namun kenyataannya yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin.

Dicabutnya Alquran

Dicabutnya Alquran dari dunia bukan berarti hilangnya kitab suci Alquran, Kitab Alquran masih banyak tersebar, akan tetapi Ruh dari Alquran lah (sebagai kitab pembimbing dan petunjuk bagi umat islam) yang semakin memudar. Jadi teringat syairnya Gus dur akeh kang apal Quran Haditse seneng ngafirke marang liyane. Yang berarti banyak yang membaca alquran namun sedikit yang mengamalkannya dalam kehidupan mereka. Maka mereka hanya menganggap kitabnya saja, dan seolah membiarkan atau melupakan isi dari Alquran.

Dicabutnya Iman dari Manusia

Iman kepada Allah adalah hal yang mendasar, jika iman saja sudah tidak dimiliki, maka wajarlah jika Allah mengakhiri kehidupan dunia ini.

Life

Dapatkan Artikel Menarik Setiap Harinya!

  • Info menarik seputar Life, Sains, dan Sejarah.

3 Responses to "Kiamat Akan Terjadi Jika 10 Hal Ini Dicabut Dari Dunia"

  1. Memang kiamat sejatinya tidak bisa di hindari, namun sebagai umat muslim khususnya senantiasa selalu mendekatkan diri kepada allah swt. Agar selalu mendapatkan kasih dan sayangnya.

    ReplyDelete
  2. Bener sekali, yang bisa kita lakukan hanyalah mendekatkan diri kepada Allah swt.

    ReplyDelete
  3. Kita sebagai umat islam harus lebih mendekatken diri kepada Allah swt. Semoga kita semua diberi keselamatan...

    ReplyDelete
Catatan Untuk Para Jejaker
  • Mohon Tinggalkan jejak sesuai dengan judul artikel.
  • Tidak diperbolehkan untuk mempromosikan barang atau berjualan.
  • Berkomentarlah dengan baik, Kepribadian Anda tercemin saat berkomentar.