Haruskah Aku Berhenti Merokok – Fakta Dibalik Rokok

Haruskah Aku Berhenti Merokok – Fakta Dibalik Rokok

Gambar oleh Free-Photos dari Pixabay

Tahukah kamu bahwa kewajiban pencantuman gambar gambar aneh pada kemasan rokok yang membuat takut anak anak kecil itu berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan dan juga termuat dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2013 tentang pencantuman Peringatan Kesehatan dan Informasi Kesehatan pada Kemasan Produk Tembakau.

Sebahaya apakah rokok itu, sampai dibuatkan peraturan untuk menyertakan gambar aneh di kemasan rokok dengan harapan masyarakat bisa sadar akan bahayanya Asap rokok  maupun kandungan yang ada didalam Rokok itu sendiri. Saya bagian dari orang yang tidak merokok sangat mengapresiasi di buatnya kebijakan tersebut.

Sejarah Singkat Rokok (kretek)


Ada banyak versi tentang awal mula rokok ini, sampai sampi Wikipedia Jawaban Misteri di Dunia mengatakan bahwa tak jelas asal usul rokok ini. Tak percaya? Lihat gambar.


Menurut peringkat pertama dari pencarian di google search dengan keayword “ asal usul rokok” bersumber dari internasional.kompas.com, Sejarah rokok dimulai di Amerika Selatan pada 4.000 tahun sebelum masehi (long ago but not so very long ago, world was different oh yes it was. (kalau kamu sambil nyanyi berarti kita seumuran hehehe)). Kala itu, merokok atau mengunyah tembakau merupakan bagian dari ritual perdukunan (jadi teringat mak lampir yang sedang nginang) . Baru beberapa abad kemudian tembakau diperkenalkan di daratan Eropa. Setelah Cristopher Colombus menjadi orang Eropa pertama yang menemukan tumbuhan tembakau (yakin ajalah).

Di daratan lain, di benua Australia, suku aborigin menikmati tembakau dengan cara dipadatkan di cerutu, kemudian dihisapnya cerutu tersebut. Di daratan lainnya ada juga yang menikmati tembakau dengan menghirup aroma dari tembakau tersebut. Cara yang kedua ini dinilai lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan asap, dan digadang gadang dapat menyembuhkan pilek dan radang hidung.

Nginang, Ya Inilah Nginang

Dikalangan petani Amerika jaman dulu, tembakau dinikmati dengan cara dikunyah (mirip miriplah sama mbah yang ada di Indonesia yang sedang Nginang, bedanya kalu nginang ada tambahan daun sirihnya, kapur, gambir dan buah pinang) bahkan katanya eh katanya masih ada beberapa pemain baseball yang mengunyah tembakau terlebih dulu sebelum bertanding.


Lalu bagaimana dengan sejarah kretek di Indonesia


Saya kutip dari nasional.okezone.com “Menurut beberapa babad legenda yang beredar di Jawa, rokok sudah dikenal sudah sejak lama. Bahkan sebelun Haji Djamari dan Nitisemito merintisnya (baca sejarah rokok buatan Haji Djamari dan Nitisemito di google ya, terlalu panjang kalau dijelaskan disini) . Tercatat dalam Kisah Roro Mendut, yang menggambarkan seorang putri dari Pati yang dijadikan istri oleh Tumenggung Wiroguno, salah seorang panglima perang kepercayaan Sultan Agung, menjual rokok "klobot" (rokok kretek dengan bungkus kulit jangung kering) yang disukai pembeli terutama kaum laki-laki karena rokok itu direkatkan dengan ludahnya.

Rokok sendiri disebut kretek karena bahan yang ada dalam rokok tersebut, yaitu tembakau dan cengkah yang sudah dikeringkan, dibungkus dengan daun tembakau, atau daun jagung ada juga daun aren, yang dibakar ujungnya dan menghasilkan bunyi kretek kretek ketika dihisap.

Dapat disimpulkan bahwa, tembakau sudah dinikmati sejak dulu kala, baik dengan cara dikunyah seperti petani amerika, dimasukkan dicerutu kemudian dibakar ujungnya seperti suku aborigin, ataupun dikunyah dengan tambahan daun sirih, cengkeh, kapur seperti kebanyakan orang asia.

Selain memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan, mungkin ada nilai lain yang terkandung ketika nenek moyang tersebut melakukan kebiasan menikmati tembakau. Atau mungkin sekedar menghilangkan lelah mereka setelah seharian kerja disawah, jualan dipasar, mencari ikan di laut dan lain sebagainya.

Haruskah Aku Berhenti Merokok?


Jika kita melihat cerita sejarah diatas, kebiasan menikmati tembakau baik nginang maupun rokok kretek seolah tidak ada bahayanya, karena begitu alami bahan bahan yang digunakan. ditambah lagi usia mereka yang panjang seolah kebiasaan tersebut tidak menyebabkan kerusakan bagi tubuh. Kebiasaan tersebut yang sehat atau memang fisik mereka yang kuat?, kehidupan mereka sehari hari lebih asri, udara mereka masih segar, aktifitas mereka selalu melelahkan. Apalagi nenek moyang kerap di kaitkan dengan “wise man” Orang Bijak, karena begitu bijaknya langkah mereka menjaga alam tetap asri.

  • Bagaimana Rokok Era Modern?

Tak jauh beda dengan rokok jaman dahulu, sama sama ada tembakau dan cengkehnya sebagai isian utama sebuah rokok. Bedanya mungkin ada beberapa bahan kimia yang ditambahkan, kata wikipedia ada beberapa bahan kimia berbahaya yang terkandung di dalam sebatang rokok. Saking bahayanya saya tidak kuat untuk menuliskan, saya lampirkan dalam sebuah Screenshot saja ya ( sebenarnya biar tidak kena CopyRight hehe).



Antara percaya atau tidak, tapi ketika aku coba cari di google search dengan keayword “ benarkah rokok mengandung bahan kimia? “ semua yang yang muncul di Page one menjawab; ada 4.000 bahan berbeda yang terkandung dalam rokok, satu batang rokok mengandung 60 bahan kimia yang mengerikan, lebih dari 7000 senyawa kimia yang dihasilkan asap rokok, rata rata rokok mengandung 600 bahan kimia yang berbeda. Hiii ngeri banget kan. Entah benar entah tidak, entah hanya dibesar-besarkan, Entah oh... Entah.

Terlepas dari bahan kimia yang terkandung dalam rokok, entah itu rokokmu masih asli,bahannya alami buatan mbahmu, atau rokok itu buatan pabrik. Coba kita timbang dulu diri kita. Kita ini memang selalu lupa ( ya emang manusia tempatnya lupa dan salah sih) siapa kita saat ini, terkadang kita kurang sadar akan diri kita, kurang sadar dengan tubuh kita ini. Kita hanya ikut ikut saja dengan alasan menjaga tradisi lama yang baik dan menerima tradisi baru yang lebih baik.

Kalau pun rokokmu memang tidak mengandung 600 bahan kimia mematikan, asap rokokmu tidak mengandung 4000 senyawa kimia yang berbeda. Cukup kuatkah organ dalammu untuk meneriama asap rokok tersebut, kamu lupa menimbang itu kan? Saya yakin pasti kamu lupa atau mungkin tidak tahu. ( coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang).

Seperti apasih kebiasaanmu sehari sehari sehingga kamu berani merokok?. Apakah setiap pagi kamu olahraga, lari pagi. Setiap sore olahraga lari sore. Apakah seharian kamu terpapar sinar matahari (sinar matahari sangat bagus untuk kekuatan organ dalam maupun fisik; lihat saja superman), sudah berapa keringat yang kamu kucurkan dalam sehari? Cukup kuatkah organ dalamu, cukup kuatkah fisikmu kalo olahraga saja tidak pernah.

Apalagi buat kamu yang seharian hanya di dalam gedung, pagi tak sempat olahraga karena jam 7 harus berangkat. Sore tak sempat olahraga karna badan kamu sudah terasa capek. Malam harus lembur karena ada beberapa hal yang belum diselesaikan. Kalau keseharianmu seperti itu, saya saranin agar kamu GA USAH MEROKOK, JIKA SUDAH TERLANJUR MEROKOK, BERHENTILAH, FISIK DAN ORGAN DALAMMU TAK AKAN KUAT MENAHAN ASAP ROKOK.

Terkadang kita memang harus sok kuat, sok tegar seolah tak ada masalah. Tapi janganlah kamu sok kuat menahan asap rokok. Semoga artikel ini bermanfaat, sampai jumpa di artikel berikutnya....
Apa Yang Seharusnya Life

Dapatkan Artikel Menarik Setiap Harinya!

  • Info menarik seputar Life, Sains, dan Sejarah.

0 Response to "Haruskah Aku Berhenti Merokok – Fakta Dibalik Rokok"

Post a Comment

Catatan Untuk Para Jejaker
  • Mohon Tinggalkan jejak sesuai dengan judul artikel.
  • Tidak diperbolehkan untuk mempromosikan barang atau berjualan.
  • Dilarang mencantumkan link aktif di komentar.
  • Komentar dengan link aktif akan otomatis dihapus
  • *Berkomentarlah dengan baik, Kepribadian Anda tercemin saat berkomentar.